Bantuan Untuk Masyarakat Desa Pekayon Patut Di Pertanyakan

11/08/2023 17:33
Array
banner-single

Liputan45.com Tangerang.

Bantuan untuk pemberdayaan masyarakat Desa Pekayon dalam hal budidaya bebek bisa menjadi peningkatan ekonomi bagi masyarakat.

Namun dalam hal ini anggaran untuk pemberdayaan budidaya Bebek yang di salurkan kepada masyarakat patut di pertanyakan.

Penelusuran wartawan liputan45.com di Kampung Pulo Nyamuk desa Pekayon Kecamatan Sukadiri terkait bantuan budidaya Bebek petelur, patut ditelusuri lebih jauh.

Pasalnya bantuan bebek untuk masyarakat yang diduga bersumber dari anggaran dana desa, pada saat direalisasikan kepada penerima bantuan, hewan yang berupa bebek – bebek yang di berikan diduga kuat dalam keadaan kurus dan kondisinya memprihatinkan. Hal tersebut dikatakan Wawan penerima bantuan bebek, “saya menerima bebek bantuan dalam keadaan sangat kurus dan sepertinya dari tempatnya bebek afkir yang tidak terawat” kata Wawan menjelaskan.

Lebih jauh wawan juga mengatakan, “di kampung pulo nyamuk ini ada dua kelompok yang menerima bantuan bebek, setiap kelompok menerima 200 ekor bebek” terang Wawan lagi.

Masih menurut Wawan, ” baru sehari di pelihara bebek bantuan tersebut banyak yang mati. Walaupun di kasih makanan yang bagus, karena kondisi bebek awalnya kurus – kurus, ya jadi mudah mati” terang wawan panjang lebar.

Selain Wawan, Wadi juga penerima bantuan berupa bebek di kampung pulo nyamuk desa pekayon kecamatan sukadiri, namun Wadi belum bisa di temui. Saat di kunjungi di depan rumahnya, wartawan bertemu istri Wadi, kepada wartawan liputan45.com istri Wadi mengatakan bahwa bebek bantuan sudah tidak ada, “bebeknya sudah tidak ada lagi Pak” kata istri Wadi.

Hal tersebut juga di katakan Wawan, menurut Wawan, Wadi pernah bertemu Wawan dan mengatakan bahwa bebek – bebek bantuan desa cepat mati, “Wan, ko bebeknya mudah mati ya, padahal pakannya bagus” terang Wawan mengulang omongan Wadi.

Terkait bantuan bebek yang bersumber dari dana desa, tetapi bebek yang di berikan kepada masyarakat di duga kuat dengan kuwalitas buruk membuat Ketua LSM AJB Rustam Efendi SH angkat bicara, “seharusnya bantuan bebek yang diberikan ke masyarakat dengan kondisi kualitas sehat dan gemuk. Buat apa memberikan bantuan kalo hewan bantuannya kondisinya kurus – kurus” kata Rustam geram.

“terkait anggaran pembelian bebek bantuan ini akan saya telusuri” kata Rustam.

Dalam waktu dekat akan saya telusuri lebih mendalam dan akan saya laporkan kepada pihak yang berwenang” tegas Rustam. (Abi).

Rekomendasi Anda

BANNER-ATAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini Lainnya