Padepokan Kesti TTKKDH Gelar Tasyakuran Ke 7 Jum’at Ketua MCB Dewa Ucapkan Terimakasih Kepada Pengurus Padepokan

12/01/2024 08:26
Array
banner-single

Liputan45.com | Tangerang –
Seni Bela Diri Cimande Padepokan Cimande Tarikolot Nusantara yang berlokasi di Kp.Ilat Gembong RT. 01/03 Desa Gembong Kecamatan Balaraja Menggelar Tasyakuran Ke-7 Jum’at , Salah satu Anggota Padepokan Cimande Tarikolot Nusantara Kamis Malam (11/01/24) .

Adi Hidayat yang biasa disapa Ketua Abriel Selaku Ketua DPC Kesti TTKDH Padepokan Cimande Tarikolot Nusantara Menyampaikan, Alhamdulillah pada malam ini di adakan Tasyakuran, Semoga dengan urut ke-7 jumat saudara Dewa diberikan kelancaran tampa ada halangan dan di ridhoi Allah Swt, ucapnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua Padepokan Cimande Tarikolot Nusantara, Adi Nur Hamzah menyampaikan rasa syukurnya atas kelulusan Dewa dari urutan ke-7 Jum’at kelid Cimande. Ia berharap kepada Dewa untuk terus bisa melestarikan seni pencak silat Cimande.

“Kami sangat bersyukur atas kelulusan Dewa dari kelid Cimande. Ini merupakan jalinan silahturahmi yang penuh khidmat untuk Padepokan Cimande Tarikolot Nusantara dan salah satu senior Jurnalis di Kecamatan Balaraja. Kami berharap.

Sementara itu Dewa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para guru dan pengurus Padepokan Cimande Tarikolot Nusantara, serta para saudara sepertalekan perguruan Cimande Nusantara atas dukungan dan bimbingannya selama ia menjalani kelid Cimande.

“Saya sangat berterima kasih kepada para guru dan pengurus Padepokan Cimande Tarikolot Nusantara, serta para saudara sepertalekan perguruan Cimande Nusantara atas dukungan dan bimbingannya selama saya menjalani kelid Cimande. Apa yang telah disampaikan para Guru Insyallah akan saya laksanakan.” kata Dewa.

Dalam tasyakuran tersebut, juga diisi dengan tausiah oleh Adi Ahmad Rifa’i. Dalam tausiahnya, Adi Ahmad Rifa’i menyampaikan bahwa pencak silat Cimande merupakan seni bela diri yang sarat dengan nilai-nilai Islam.

“Pencak silat Cimande merupakan seni bela diri yang sarat dengan nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, para pendekar Cimande harus memiliki akhlak yang mulia,” kata Adi Ahmad Rifa’i.

(Wan)

Rekomendasi Anda

BANNER-ATAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini Lainnya