Alat Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan Produksi Anak Bangsa.

17/03/2023 17:34
banner-single

Liputan45 Com Tangerang, Sepanjang masih ada kehidupan, tentunya akan tetap adanya sampah dan ini selalu menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah dalam menanggulangi permasalahan sampah.

Kini kembali sebuah karya anak bangsa Indonesia menciptakan alat penghancur dan pengolahan sampah ramah lingkungan.
PT. New Fuindo Gemilang dan PT. Sinatria Jaya Abadi berhasil menciptakan alat penghancur dan pengolahan sampah ramah lingkungan dengan nama ICSFP (Insenerator Ciculation Stramer Fire Plasma) dan WSBFP (Wt Scrubber Blending Fume Process).

Alat tersebut menjadi satu kesatuan dalam proses pengolahan sampah rumah tangga baik kering maupun basah hingga menjadi bahan pupuk argonik hingga bahan pakan ikan kolam, dengan mengurai asap pembakaran menjadi air karbon.

” Kami bersama Tim ingin membantu pemerintah dalam permasalahan sampah yang sampai saat ini tetap menjadi masalah. Mudah-mudahan alat ciptaan kami ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Tangerang khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” kata Martony, Pimpinan PT. New Fuindo Gemilang, saat Soft Launching di Kompleks Bizpoint Cikupa Tangerang, Jum’at (17/03/2023).

Di tempat yang sama, Widi Ashari sang pencipta alat mengatakan, alat ini tercipta karena dirinya selalu berpikir dimana semakin padatnya pertumbuhan manusia tentunya akan bertambah pula sampah yang dihasilkan. “Saya mencoba membuat alat penghancur sampah dan pengolahan asap pembakaran sampah yang ramah lingkungan. Saat ini lahan untuk tempat pembakaran sampah sudah mulai tidak ada dengan adanya perkembangan perumahan dan pertumbuhan manusia,” kata Widi.

Ditambahkan Widi, alat ini sudah diujicobakan di Puspiptek Serpong Tangerang dan tinggal melakukan perijinan kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang agar alat tersebut dapat dipakai oleh masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Alat ini mampu menampung sampah sebanyak 1 kubik sampah dan mampu membakar hingga 2,5 ton kubik sampah setiap harinya. Hanya bermodalkan bahan bakar dari oli bekas atau minyak goreng bekas, alat ini bisa berproduksi. Alat inipun sudah modifikasi untuk meminimalisir asap yang keluar dan bahkan tidak ada asapnya,” jelas Widi.

Edy Supriyadi, anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Partai PDI-P mengatakan, dirinya sangat mensupport atas terciptanya alat penghancur sampah dan pengolahan asap hasil pembakaran sampah tersebut. “Saya akan mendorong DLHK Kabupaten Tangerang untuk bisa mengkaji lagi alat ini dan jika dimungkinkan bisa memakai alat ini kepada seluruh perumahan yang ada di Kabupaten Tangerang.

Sampah di Kabupaten Tangerang, sambung Supriyadi setiap harinya menghasilkan paling sedikitnya 2,5 juta kubik dan alat ini bisa menjadi solusi terbaik untuk penanganan masalah sampah.

“Saya sarankan kepada pengelola dan pencipta alat ini, segera menghadap ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang untuk mempersentasikan alat secara menyeluruh dan harus diurus proses SNI nya,” ucapnya. (D.Anwar Gani)

Rekomendasi Anda

BANNER-ATAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Terkini Lainnya