Dandim 0510/Trs Bersama Forkopimda Hadiri Peresmian Pembangunan Bantuan Sanitasi Berbasis Pondok Pesantren

22/03/2022 11:22
Array
banner-single

Liputan45 com Kodam Jaya, Tigaraksa – Komandan Kodim 0510/Trs Letkol Inf Bangun I. E Siregar SH.,M.I.Pol bersama Forkopimda Kab Tangerang hadiri peresmian pembangunan bantuan Sanitasi berbasis Pondok Pesantren di Asmaul Husna Kp Tapos RT 012/04 Desa Tapos Kec. Tigaraksa, Kab. Tangerang, Selasa (22/03/2022).

Kehadiran Dandim 0510/Trs dan Forkopimda disambut langsung oleh penanggung jawab Endang Suwarna Pimpinan Pondok Pesantren Asmaul Husna dan tamu undangan lainnya.

Hadir dalam giat itu, A. Zaki Iskandar B. BUS Bupati Tangerang, Letkol Inf Bangun I. E Siregar SH.,M.I.Pol Dandim 0510/Trs, Kapten Inf Dwi Saputro Pjs Danramil 06/ Trs, Ibu Rahyuni S. sos Camat Tigaraksa, Ubay Kasi BB mewakili Kajari Kab. Tangerang, K.H Ues Nawawi Ketua MUI Kab. Tangerang, Taupik Kemil Kadis Kadis Bapeda Kabupaten Tangerang, Khaerudin Kades Tapos, Tokoh agama dan Tokoh Masyarakat Desa Tapos.

Sambutan Ustad Endang Suwarna Pimpinan Pondok Pesantren menyampaikan, kami merasa terbantu adanya program bantuan pemerintah untuk pesantren kami.

Sedangkan sambutan A. Zaki Iskandar B. BUS Bupati Tangerang menyampaikan, bahwa program unggulan di Rencana Pembangunan Daerah Jangka Menengah (RPDJM) Kabupaten Tangerang tahun 2019-2023, dalam penguatan infrastruktur dan Pondok Pesantren bagian program visi misi Kabupaten Tangerang.

“Kita tahu Pondok Pesantren ini, penghasil aset-aset generasi muda Kabupaten Tangerang. Insya Allah nantinya bisa menjadi para pimpinan pemuka agama di Kabupaten Tangerang para alim ulama dan penerima tongkat estafet untuk syiar Islam di wilayah kabupaten Tangerang” terangnya.

Lanjut Bupati, bahwa pemerintah daerah menggulirkan mulai tahun 2018, dan sebanyak 346 unit sarana sanitasi sudah dibangun di hampir 350 pesantren. Ke depan masih ada PR sekitar 250 lagi dan mudah-mudahan bisa melebihi dari itu.

“Total Pondok Pesantren sebanyak 800-an terdaftar di Kabupaten Tangerang dan semua menjadi pionir ataupun percontohan bagaimana pondok pesantren juga bisa mengelola program sanitasi untuk para santrinya. Ini sangat penting sekali karena di pondok bukan cuma belajar Al Quran, tetapi bagaimana kita mendapatkan pelajaran hidup nanti selepas dari pondok pesantren.” ungkapnya.

Disela kegiatan, Dandim 0510/Trs Letkol Inf Bangun IE Siregar juga mengatakan, semoga para santri dapat menjaga dan memelihara sarana sanitasi yang ada.

Pada kesempatan itu, Dandim juga berharap para santri dapat menjadi panutan masyarakat nantinya selepas dari Pondok Pesantren dan tetap memiliki semangat dan jiwa Nasionalisme dan cinta tanah air. ( Dag )

Rekomendasi Anda

BANNER-ATAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini Lainnya